CEO OpenAI, Sam Altman, baru-baru ini memperingatkan bahwa gelombang antusiasme investor terhadap kecerdasan buatan (AI) berisiko berubah menjadi sebuah gelembung (bubble). Menurutnya, valuasi ekstrem dan perilaku pasar yang irasional saat ini mendorong ekspektasi yang tidak berkelanjutan, meskipun ia tetap mengakui potensi besar yang dimiliki oleh teknologi AI untuk masa depan.
Dilansir dari Bloomberg pada Rabu (20/8), Altman membandingkan gegap gempita AI dengan gelembung dot-com yang terjadi di masa lalu. “Apakah kita berada dalam fase di mana investor secara keseluruhan terlalu bersemangat dengan AI? Menurut saya, ya,” ujarnya. Namun, ia juga menegaskan keyakinannya terhadap potensi teknologi ini dengan menambahkan, “Apakah AI adalah hal terpenting yang terjadi dalam waktu yang sangat lama? Pendapat saya juga ya.” Dari pernyataan tersebut, dijelaskan adanya pandangan ganda di mana potensi besar AI diiringi oleh risiko pasar yang tinggi.
Walaupun mengakui kekuatan transformatif AI, Altman menekankan bahwa tidak semua perusahaan rintisan (startup) di sektor ini akan mampu bertahan. Ia mendesak para pendiri dan investor untuk memprioritaskan fundamental bisnis daripada sekadar mengikuti tren. Menurutnya, perusahaan yang dibangun di atas model bisnis yang rapuh kemungkinan besar akan runtuh ketika euforia pasar mereda.
Di sisi lain, Altman justru mengonfirmasi ambisi raksasa OpenAI yang berencana menginvestasikan triliunan dolar untuk infrastruktur komputasi demi memenuhi permintaan AI di masa depan. Ia mengakui bahwa para ekonom mungkin menganggap pengeluaran tersebut “gila” atau “sembrono”, tetapi ia berpendapat langkah itu esensial untuk mendorong kemajuan teknologi. Pernyataan ini muncul di tengah inisiatif Stargate senilai $500 miliar yang dikerjakan OpenAI bersama SoftBank dan Oracle. Altman juga menambahkan bahwa OpenAI “kemungkinan besar” pada akhirnya harus menjadi perusahaan publik.
Simak analisis lebih dalam mengenai tren investasi teknologi dan masa depan AI dengan membaca berita terkait di Jurnalzone.id.





