KALTARABISNIS.CO – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan kesempatan bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs sederajat di seluruh Indonesia untuk mencoba simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Langkah ini menjadi persiapan krusial mengingat pendaftaran TKA untuk murid kelas VI SD dan kelas IX SMP telah dibuka oleh Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) sejak 19 Januari hingga 28 Februari 2026.
Siswa dapat mengakses layanan simulasi ini secara mandiri guna mengenali format soal yang akan diujikan pada April 2026 mendatang. Berdasarkan rincian jadwal, simulasi jenjang SMP akan berlangsung pada 23 Februari – 1 Maret 2026, sementara simulasi jenjang SD dilaksanakan pada 2 Maret – 8 Maret 2026, yang kemudian diikuti dengan agenda gladi bersih pada 9–17 Maret 2026.
Berikut adalah panduan teknis cara mengikuti simulasi TKA 2026:
- Akses Laman Resmi: Peserta membuka situs https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka melalui perangkat masing-masing.
- Pilih Kategori: Pengguna diwajibkan memilih jenjang pendidikan yang sesuai, kategori mata pelajaran (wajib atau pilihan), serta mata pelajaran tingkat lanjut.
- Akses Token: Setelah memilih kategori, peserta akan menerima token khusus dari sistem untuk memulai ujian.
- Pengisian Biodata: Peserta harus mengisi data diri secara akurat, meliputi nama lengkap peserta, jenis kelamin, serta tanggal lahir.
- Pengerjaan Soal: Setelah data terverifikasi, peserta dapat langsung menjawab soal-soal sebagai ajang latihan menghadapi TKA 2026.
Materi yang diujikan dalam simulasi maupun ujian resmi nanti meliputi Bahasa Indonesia dan Matematika. Fokus utama pengukuran prestasi ini adalah pada kemampuan literasi, numerasi, serta kekuatan logika siswa dalam konteks situasi nyata. Sebagai informasi tambahan, TKA untuk siswa Menengah Atas telah dilaksanakan lebih awal pada November 2025 lalu melalui Puslapdik Kemendikdasmen.
Kepala BSKAP Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menegaskan bahwa meski bersifat sukarela, simulasi ini memiliki nilai strategis bagi masa depan akademik siswa. Hasil TKA nantinya dapat digunakan sebagai salah satu variabel dalam penerimaan siswa baru di sekolah favorit atau melalui jalur prestasi.
Toni Toharudin menyatakan, “TKA berikan gambaran capaian akademik siswa secara objektif dan terstandar nasional dan simulasi ini menjadi kesempatan emas bagi siswa untuk berlatih format soal, manajemen waktu dan mengenali kekuatan dan kelemahan masing-masing.”
Setelah rangkaian simulasi dan gladi bersih selesai, pelaksanaan resmi TKA dijadwalkan pada 6–16 April 2026 untuk jenjang SMP dan 20–30 April 2026 untuk jenjang SD.





