JURNALZONE.ID – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge menggandeng Orex SAI menghadirkan terobosan baru berupa layanan Internet Rakyat. Layanan ini menawarkan Fixed Wifi 5G dengan harga sangat terjangkau, yakni Rp 100 ribu per bulan untuk kecepatan mencapai 100 Mbps, yang direncanakan mulai beroperasi penuh pada kuartal I-2026.
Bagi masyarakat yang berdomisili di wilayah jangkauan seperti Jawa, Maluku, dan Papua, proses pendaftaran layanan ini sudah dapat diakses melalui laman resmi mereka.
Langkah-Langkah Pendaftaran
Proses registrasi untuk berlangganan Internet Rakyat dirancang cukup sederhana dan dilakukan secara daring. Masyarakat yang berminat menikmati layanan internet berkecepatan tinggi ini perlu mempersiapkan data diri yang valid sebelum mengakses situs pendaftaran.
Berikut adalah panduan cara mendaftar Paket Internet Rakyat:
- Akses situs resmi pendaftaran di https://internetrakyat.id/register.
- Lengkapi formulir data diri yang tersedia, meliputi nama lengkap, alamat surel (email), nomor telepon seluler, serta detail domisili (kota, provinsi, kecamatan, dan desa).
- Tentukan titik lokasi pemasangan yang akurat melalui peta digital yang disediakan dan masukkan alamat lengkap.
Laman resmi Internet Rakyat menginformasikan bahwa paket seharga Rp 100 ribu tersebut sudah mencakup pemakaian selama 30 hari dengan kuota unlimited (tanpa batas). Selain itu, pelanggan juga akan mendapatkan fasilitas gratis sewa modem serta gratis biaya langganan untuk bulan pertama.
Sinergi untuk Pemerataan Digital
Kehadiran Internet Rakyat merupakan hasil kolaborasi strategis dalam menyediakan layanan internet 5G Fixed Wireless Access (FWA) 1.4GHz berbasis Open RAN pertama di dunia. Presiden Direktur Surge, Yune Marketatmo, dan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menyambut baik inisiatif ini sebagai solusi konektivitas yang efisien.
“Melalui kolaborasi dengan OREX SAI, kami membangun ekosistem 5G FWA berbasis teknologi inovatif. Kemitraan ini mencerminkan komitmen kami untuk menjembatani kesenjangan digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia ke tingkat berikutnya,” ungkap Yune dalam keterangan tertulisnya.
Dari pernyataan tersebut, ditegaskan bahwa fokus utama kerja sama ini adalah menciptakan akses internet yang inklusif guna memacu pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Senada dengan hal itu, Nezar Patria menyoroti efisiensi teknologi FWA yang tidak lagi bergantung pada penggelaran kabel serat optik yang mahal dan memakan waktu.
“Ini bukan hanya tentang menghubungkan orang. Ini tentang menyediakan akses berkecepatan tinggi yang terjangkau. Teknologi ini dirancang untuk melewati proses pemasangan fiber optik bagi semua orang yang tradisional, mahal, dan memakan waktu,” ujar Nezar.
Penjelasan tersebut menggarisbawahi bahwa teknologi nirkabel canggih ini menjadi solusi cepat untuk menjangkau area yang sulit ditembus infrastruktur kabel konvensional.
Target Implementasi 2026
Sebagai tahap awal implementasi, WIFI akan menugaskan hingga 4.800 stasiun basis kepada OREX SAI. Layanan ini ditargetkan mulai dapat dinikmati masyarakat secara luas pada awal tahun depan, tepatnya kuartal I-2026.
Teknologi FWA 5G di frekuensi 1,4 GHz ini diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap internet cepat yang ramah di kantong tanpa kendala infrastruktur fisik yang rumit.




