BRIN Teken Kesepahaman dengan Empat Perusahaan Percepat Inovasi Industri

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Kemitraan Strategis BRIN

JURNALZONE.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menandatangani Naskah Kesepahaman (NKS) dengan empat mitra strategis pada Kamis (14/8) di Gedung B.J. Habibie, Jakarta. Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung Asta Cita kedua Presiden Indonesia, yaitu menguatkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui akselerasi hilirisasi hasil riset dan inovasi.

Keempat mitra yang digandeng BRIN adalah PT Kelapa Hijau Nusantara (Acaloca), PT Santana Manggala Karya, Croplife Indonesia, dan PT Inovasi Agro Industri. Kolaborasi ini difokuskan untuk mempercepat pemanfaatan hasil riset di sektor vital seperti pangan, energi, serta ekonomi kreatif, hijau, dan biru, guna membuka peluang pasar yang lebih luas di tingkat nasional maupun internasional.

Komitmen Kawal Inovasi

Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, Hendrian, menegaskan bahwa pencapaian Asta Cita memerlukan sinergi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Ia menyatakan BRIN siap menjadi garda terdepan dalam memastikan kerja sama ini berjalan efektif.

“BRIN siap mengawal setiap tahapan kerja sama ini agar menghasilkan inovasi yang tepat guna, berdampak langsung pada industri, dan menguatkan daya saing bangsa,” ujar Hendrian.

Komitmen tersebut diperkuat oleh Direktur Pemanfaatan Riset dan Inovasi pada Industri, Mulyadi Sinung Harjono. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan memastikan kesepakatan ini memberikan hasil yang konkret. “Kami akan mengawal sampai output-nya jelas dan sesuai harapan. Dukungan Direktorat Alih dan Sistem Audit Teknologi dalam Kekayaan Intelektual dan lisensi juga akan menjadi kunci agar hasil riset dapat dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.

Respons dan Harapan Mitra Industri

Para pimpinan perusahaan yang menjadi mitra menyambut baik kolaborasi ini. Direktur Utama PT Kelapa Hijau Nusantara, I Dewa Made Agung Kertha Nugraha, menyebut kerja sama ini sebagai langkah besar untuk mengubah pola ekspor kelapa dari bahan mentah menjadi produk olahan bernilai tinggi di dalam negeri.

Sementara itu, Direktur Utama PT Santana Manggala Karya, Zoufikar Imani, mengungkapkan fokus riset perusahaannya pada pakan hewan siap saji berbahan baku sorgum. “Namun, untuk mengoptimalkan hasilnya, kami memerlukan dukungan penuh dari BRIN,” katanya.

Dukungan terhadap visi pemerintah juga datang dari Direktur Eksekutif Croplife Indonesia, Agung Kurniawan, yang menilai kemitraan ini selaras dengan amanat Asta Cita. Senada dengan itu, Chief Executive Officer PT Inovasi Agro Industri, Erwin Oscar Sitompul, memandang kerja sama ini sebagai momentum penting. “Sinergi antara riset dan industri adalah kunci. Terima kasih kepada BRIN atas dukungan yang menjadikan visi besar ini semakin nyata,” ungkapnya.

Baca juga: BRIN Dorong Komersialisasi Platform GANA (Game Asset Nusantara)

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini