BRIN Dorong Inovasi SDGs Nasional Dengan Perkuat Mitra

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN Asep Riswoko

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran sebagai mitra strategis dalam mendorong ekosistem inovasi nasional yang selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Penegasan ini disampaikan dalam acara “SDG Innovation Accelerator for Young Professionals 2025: Awarding Ceremony & Solutions Showcase” yang digelar di Auditorium BRIN, Jakarta, pada Kamis (31/7). Program hasil inisiasi UN Global Compact Network Indonesia (IGCN) ini menjadi puncak kolaborasi para profesional muda untuk merancang solusi inovatif.

Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN, Asep Riswoko, menyatakan program ini merupakan langkah konkret untuk menjawab tantangan zaman. “Program ini adalah formula nyata dari upaya strategis menjawab tantangan zaman, yakni bagaimana kita mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan berdampak di tengah dunia yang terus berubah,” ujarnya. Menurutnya, inovasi berbasis sains yang dipimpin generasi muda bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis nasional.

Asep menambahkan, BRIN sebagai lembaga integrator riset berupaya agar hasil riset dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat dan industri. “Kami percaya kolaborasi antara dunia riset, sektor swasta, dan pembuat kebijakan adalah kunci menciptakan solusi berdampak, baik dalam transisi energi, transformasi digital, hingga pembangunan industri,” kata Asep.

Senada dengan itu, Deputi Bidang Pangan, SDA, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo A. A. Teguh Sambodo, menekankan urgensi transformasi sistemik. Ia menyebutkan, baru 17% target SDGs global yang berada di jalur tepat. “Tanpa pendekatan inovatif yang berani dan kolaboratif, upaya mencapai SDGs berisiko terhambat,” tegasnya. Leonardo mengapresiasi kontribusi inovator muda dan mencatat lebih dari 60% indikator SDGs nasional menunjukkan tren positif, meski tantangan besar masih ada.

Program akselerator ini sendiri telah berjalan selama delapan bulan dan melibatkan 90 profesional muda dari 19 perusahaan, yang terbagi dalam 23 tim untuk menjawab tantangan nyata di dunia bisnis sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.

Baca juga: BRIN-IGCN Kirim Inovator Muda ke New York

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini