JURNALZONE.ID – Samsung dikabarkan tengah mempersiapkan terobosan baru untuk lini ponsel flagship mereka mendatang, Samsung Galaxy S26, dengan menghadirkan aksesori baterai magnetik pertama. Informasi terbaru ini menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan teknologi tersebut akhirnya siap mengadopsi standar pengisian daya nirkabel Qi2 secara penuh, sebuah langkah yang telah lama dinantikan oleh para pengguna setianya.
Kabar mengenai inovasi ini mulai bergulir setelah sebuah perangkat bernama Magnet Wireless Battery Pack muncul dalam daftar Wireless Power Consortium (WPC). Berbeda dari pengisi daya portabel biasa, aksesori ini merupakan baterai eksternal dengan standar Qi 2.1.0 berdaya 15W yang dirancang untuk menempel langsung pada bagian belakang ponsel.
Dilansir dari Phone Arena, Kamis (11/12/2025), temuan tersebut menguatkan rumor bahwa:
“Seri Galaxy S26 akan hadir dengan modul magnet terintegrasi di dalam bodi perangkat. Ini menjadi peningkatan penting, mengingat seri sebelumnya mengharuskan pengguna membeli casing khusus agar kompatibel dengan aksesori magnetik.”
Dari pernyataan tersebut, ditegaskan bahwa Samsung berupaya menghilangkan ketergantungan pada aksesori pihak ketiga atau casing tambahan agar fitur magnetik dapat berfungsi. Hal ini akan memberikan pengalaman pengguna yang lebih ringkas dan praktis dibandingkan generasi sebelumnya.
Desain Unik Hindari Modul Kamera
Salah satu sorotan utama dari bocoran ini adalah bentuk fisik baterai yang terlihat tidak simetris. Aksesori tersebut memiliki tonjolan atau lekukan khusus yang dirancang untuk menghindari area kamera belakang Samsung. Posisi kamera yang dekat dengan coil pengisian nirkabel selama ini sering menjadi kendala teknis bagi aksesori berbasis magnet, sehingga desain baru ini diharapkan dapat menjaga stabilitas daya tanpa menabrak lensa.
Meskipun kecepatan pengisian dayanya tercatat 15W, angka ini dinilai cukup ideal untuk kebutuhan power bank portabel. Bentuknya yang tidak konvensional mungkin akan membatasi kompatibilitas dengan perangkat non-Samsung, namun menjamin kecocokan presisi bagi pengguna Galaxy S26 yang menginginkan aksesori resmi yang rapi dan stabil.
Peningkatan AI dan Spesifikasi Perangkat
Selain sektor daya, Samsung juga dikabarkan akan melakukan perombakan besar pada asisten virtual Bixby dengan menyematkan teknologi kecerdasan buatan yang lebih canggih.
Dilansir dari AndroidAuthority, Samsung tengah menguji integrasi Perplexity AI agar Bixby mampu menangani pencarian kompleks dan pemrosesan data internet, sementara perintah sederhana tetap ditangani oleh sistem internal.
Bocoran lain menyebutkan bahwa Galaxy S26 Ultra akan dibekali baterai berkapasitas sekitar 5200 mAh dengan dukungan pengisian kabel hingga 60W.
Dari sisi dapur pacu, perangkat yang diperkirakan rilis pada 25 Februari 2026 ini diprediksi menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 atau Exynos 2600 serta mengusung desain modul kamera baru berbentuk oval sebagaimana terlihat pada bocoran One UI 8.5.





