JURNALZONE.ID – Samsung dilaporkan tengah bersiap melakukan perubahan total untuk ponsel flagship terbarunya, Galaxy S26 Ultra. Perusahaan asal Korea Selatan itu telah mengonfirmasi jadwal peluncuran dalam ajang Galaxy Unpacked yang akan digelar pada akhir Januari 2026. Penjualan di pasar global diperkirakan akan menyusul pada pertengahan Februari, melanjutkan tradisi peluncuran seri S di awal tahun.
Ponsel ini disebut akan membawa dua perubahan strategis utama: penggunaan prosesor Snapdragon secara global dan adopsi teknologi RAM LPDDR5X terbaru untuk mendongkrak performa kamera secara signifikan.
Strategi Standardisasi Snapdragon
Salah satu perubahan paling signifikan adalah keputusan Samsung untuk menggunakan prosesor Snapdragon secara global pada seri Galaxy S26 Ultra. Langkah ini ditempuh dengan mengesampingkan Exynos 2600 untuk seri ini.
Keputusan tersebut dinilai strategis untuk memastikan performa yang seragam di seluruh pasar dunia. Dengan standardisasi Snapdragon, Samsung diharapkan dapat menghapus skeptisisme sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna secara konsisten.
Meskipun langkah ini memiliki konsekuensi finansial dan tantangan terhadap pengembangan chipset internal, Samsung tampaknya fokus membangun kembali kepercayaan terhadap Exynos, yang kemungkinan baru akan kembali pada seri Galaxy S27 Ultra mendatang.
RAM 10.7 Gbps Jadi Kunci Performa Kamera
Peningkatan performa kamera Galaxy S26 Ultra diprediksi tidak datang dari perombakan hardware sensor, melainkan dari teknologi RAM terbaru. Menurut informasi dari leaker ternama Ice Universe, perangkat ini akan menjadi salah satu yang pertama menggunakan RAM LPDDR5X (low-power double data rate 5X).
Teknologi memori ini dilaporkan memiliki kecepatan transfer data mencapai 10.7 gigabit per detik (Gbps). Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan Galaxy S25 Ultra yang masih mengandalkan kecepatan maksimal 8.5 Gbps.
Menurut analisis Ice Universe, RAM yang lebih cepat memungkinkan perangkat memindahkan data gambar dan video berukuran besar dengan jauh lebih efisien. Hasilnya, pengalaman fotografi diklaim akan lebih mulus dan responsif.
Dampak Nyata pada Fitur Kamera
Peningkatan kecepatan RAM ini akan memberikan manfaat konkret pada berbagai fitur. Untuk kamera utama 200MP, RAM cepat akan mengurangi jeda saat mengambil foto malam hari, yang biasanya membutuhkan waktu proses hingga 2 detik. Waktu respons dan pengiriman hasil juga akan lebih cepat, memudahkan perangkat menjalankan model AI yang lebih kompleks untuk hasil foto low-light yang lebih bersih.
Selain itu, manfaat lainnya mencakup:
- Perekaman Video: Aliran data berkecepatan tinggi memastikan perekaman video 8K dan 4K 120 fps berjalan tanpa interupsi.
- Kecepatan Proses: Perpindahan antar lensa kamera akan lebih cepat, dan ekspor file RAW diperkirakan 30 persen lebih singkat.
- Fitur Khusus: Akurasi depth portrait akan meningkat, mode Astro akan bekerja lebih cepat, dan proses penggabungan HDR untuk video juga akan lebih singkat.
- Efisiensi: Ice Universe menambahkan bahwa RAM 10.7 Gbps akan meningkatkan efisiensi hingga 15 persen, sehingga tidak terjadi degradasi performa selama sesi foto dan video yang panjang.
Pembaruan Lain dan Sektor Daya
Mengutip Geeky Gadgets, Galaxy S26 Ultra juga akan membawa pembaruan di aplikasi Camera Assistant, termasuk pengaturan kecepatan fokus, opsi HDR, dan teknologi piksel adaptif. Resolusi default untuk foto reguler dan potret juga meningkat ke 24 megapiksel untuk gambar lebih tajam.
Di sektor daya, Samsung memilih mempertahankan baterai 5.000 mAh yang telah teruji, meskipun rumor peningkatan kapasitas hingga 5.400 mAh sempat muncul. Baterai ini akan didukung pengisian cepat 60W yang diklaim lebih efisien.





