Bocoran Galaxy S26 Ultra, Konfirmasi Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Bocoran Galaxy S26 Ultra

JURNALZONE.ID – Menjelang peluncuran resminya yang diprediksi berlangsung awal tahun depan, spesifikasi kunci Samsung Galaxy S26 Ultra mulai terungkap ke publik. Berdasarkan dokumen sertifikasi yang mencuat pada Minggu, 14 Desember 2025, perangkat flagship ini dipastikan membawa peningkatan signifikan pada sektor performa dapur pacu dan teknologi pengisian daya.

Informasi ini memberikan gambaran jelas bagi para penggemar teknologi yang menantikan kepastian mengenai varian chipset yang akan digunakan oleh raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut untuk pasar global.

Dominasi Snapdragon di Varian Ultra

Salah satu perdebatan terbesar di komunitas pengguna Samsung setiap tahunnya adalah penggunaan chipset: Exynos atau Snapdragon. Dokumen dari Federal Communications Commission (FCC) di Amerika Serikat akhirnya menjawab keraguan tersebut.

Dalam data sertifikasi tersebut, tercantum dua nomor model, yakni SM-S948B dan SM-S948U. Sesuai konvensi penamaan Samsung, akhiran “U” merujuk pada model untuk pasar Amerika Serikat, sementara “B” adalah varian global (unlocked). Kedua model tersebut terdaftar menggunakan motherboard dengan kode SM8850.

Kode SM8850 diketahui identik dengan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5. Temuan ini mengindikasikan bahwa Samsung Galaxy S26 Ultra akan menggunakan chipset besutan Qualcomm tersebut secara luas, tidak hanya di Amerika Serikat tetapi juga untuk pasar global. Langkah ini dinilai akan disambut positif oleh konsumen yang selama ini memandang chipset Snapdragon memiliki stabilitas performa dan efisiensi termal yang lebih matang dibandingkan Exynos.

Peningkatan Kecepatan Pengisian Daya

Selain sektor dapur pacu, informasi dari lembaga sertifikasi China Compulsory Certification (3C) juga mengungkap detail penting mengenai manajemen daya. Dokumen tersebut mencantumkan bahwa Galaxy S26 Ultra akan didukung oleh pengisian daya kabel (wired charging) berdaya 60W.

Angka ini merupakan peningkatan dari generasi sebelumnya yang bertahan di angka 45W. Dengan dukungan baterai berkapasitas 5.000 mAh dan wireless charging 25W, peningkatan ke 60W diharapkan mampu mempercepat durasi pengisian daya secara signifikan, dengan estimasi pengisian 0 hingga 80 persen hanya dalam waktu 30 menit.

Dokumen 3C juga mengonfirmasi adanya fitur konektivitas satelit langsung. Mengingat pendahulunya, S25 Ultra, telah mendukung pesan darurat via satelit, fitur ini diprediksi akan menjadi standar wajib bagi seri flagship Samsung di tahun 2026.

Konteks Persaingan Performa

Meskipun Snapdragon menjadi pilihan utama untuk varian Ultra, persaingan performa dengan chip internal Samsung tetap ketat. Berdasarkan uji coba benchmark yang dipublikasikan oleh tim PhoneArena pada awal November lalu, kesenjangan antara kedua kubu semakin menipis.

Dalam pengujian tersebut, Exynos 2600 justru unggul dalam performa single-core dengan skor 3.455 dibandingkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang mencetak 2.885. Namun, Snapdragon membalikkan keadaan pada performa multi-core dengan skor 12.396, mengungguli Exynos yang berada di angka 11.621.

Kendati demikian, penggunaan Snapdragon pada varian Ultra menegaskan posisi perangkat ini sebagai smartphone dengan spesifikasi tertinggi di jajaran Galaxy S.

Samsung diperkirakan akan menggelar acara Galaxy Unpacked pada akhir Januari 2026 untuk memperkenalkan Galaxy S26, S26+, dan S26 Ultra secara resmi ke hadapan publik.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini