Bitcoin Tergelincir di Bawah $87.000, Likuidasi Posisi Long Tembus $200 Juta

Si Kripto

Diterbitkan:

Bitcoin

JURNALZONE.ID – Pasar aset kripto kembali mengalami tekanan signifikan pada perdagangan awal pekan ini. Harga Bitcoin (BTC) dilaporkan jatuh di bawah level psikologis $87.000 pada Senin, 15 Desember 2025, menyusul gelombang pesanan jual yang membanjiri pasar sesaat setelah pembukaan sesi Wall Street.

Guncangan Likuidasi Masif

Berdasarkan data yang dihimpun dari Cointelegraph Markets Pro dan TradingView, pergerakan tajam ke arah bawah ini menekan harga BTC hingga menyentuh level $86.625 selama sesi perdagangan berlangsung. Penurunan ini terjadi setelah beberapa hari perdagangan yang tidak merata.

Para pelaku pasar mencatat bahwa distribusi aset mulai berakselerasi begitu pasar ekuitas Amerika Serikat kembali aktif. Data dari CoinGlass menunjukkan dampak yang signifikan bagi para trader derivatif, di mana likuidasi posisi long (beli) melampaui angka $200 juta hanya dalam waktu kurang dari satu jam.

Kejadian ini tercatat sebagai salah satu “pembersihan” pasar paling agresif dalam beberapa pekan terakhir, yang sekaligus mereset sentimen bullish menjelang akhir tahun.

Pelaku pasar juga menyoroti adanya tekanan jual yang mencolok yang bersumber dari aktivitas di Binance dan Wintermute.

Proyeksi Trader: Antara Koreksi dan Pemulihan

Para pedagang jangka pendek menggambarkan pergerakan ini sebagai kelanjutan dari struktur pasar yang tidak menentu (choppy) belakangan ini. Roman, seorang analis dan trader yang aktif di media sosial, menyampaikan pandangannya melalui akun resmi di platform X (sebelumnya Twitter).

“Satu-satunya masalah saya sekarang adalah volume penjualan tidak terlalu tinggi, jadi kita kemungkinan akan mendapatkan pantulan lagi di sekitar 84k,” tulis Roman. Namun, ia juga memperingatkan potensi penurunan lebih lanjut, “Bahkan jika kita memantul, saya masih percaya kita akan menuju 76k pada waktunya.”

Sementara itu, analis lain, AlejandroBTC, menyoroti bahwa pasar telah terperangkap dalam rentang harga (range) sejak awal Desember. Menurutnya, penurunan ini mungkin hanya “menyapu” posisi stop-loss sebelum tren besar berikutnya.

“Arah jangka pendek tidak jelas, tetapi saya masih mengharapkan pengujian level 100K–105K setelah rentang ini terselesaikan,” ungkapnya.

Aksi Beli Korporasi di Tengah Volatilitas

Di tengah penurunan harga, sebuah perusahaan publik yang dikenal memegang posisi Bitcoin korporat terbesar di dunia—disebut sebagai “Strategy” dalam laporan sumber—mengungkapkan pembelian besar terbarunya. Dokumen yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menunjukkan bahwa perusahaan tersebut membeli 10.645 BTC dengan harga rata-rata $92.098 per koin.

Informasi ini mencuat saat pasar sedang bergerak turun, memicu reaksi beragam dari para pedagang. Beberapa pihak mencatat bahwa pengumuman pembelian sebelumnya sering kali bertepatan dengan volatilitas jangka pendek, meskipun akumulasi aset oleh korporasi ini tetap menjadi poin pembicaraan utama sepanjang tahun.

Saat ini, pasar berada di persimpangan jalan, mencoba mencari titik stabil di kisaran pertengahan $80.000-an sebelum menentukan arah selanjutnya menuju pergantian tahun.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini