JURNALZONE.ID – Sebuah bibit siklon tropis dengan kode 93S atau Tropical Low 03U terpantau terbentuk di wilayah Samudra Hindia, tepatnya di selatan Jawa Timur pada Selasa (16/12). Fenomena alam yang berada pada jarak hampir 500 kilometer dari garis pantai Jawa Timur ini kini berada dalam pemantauan ketat oleh lembaga meteorologi internasional, termasuk Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) dan Biro Meteorologi Australia (BOM).
Kondisi Teknis dan Lingkungan
Sistem cuaca ini membawa parameter angin dan tekanan udara yang signifikan. Bibit 93S diketahui mengemas kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan di kisaran 30 hingga 35 km/jam (15–20 knot). Sementara itu, tekanan permukaan laut minimum di sekitar pusat sistem diperkirakan mendekati angka 1005 hPa (hektopaskal).
Berdasarkan analisis citra inframerah (infrared imagery), terlihat adanya pusat sirkulasi tingkat rendah (LLCC) yang sebagian terbuka. Kondisi ini disertai dengan konveksi yang mulai melebar, menandakan adanya aktivitas pembentukan awan yang cukup intensif di sekitar pusaran.
Analisis Potensi Perkembangan
Lingkungan di sekitar bibit siklon ini dinilai cukup mendukung pertumbuhannya. Analisis JTWC menunjukkan adanya suhu permukaan laut yang hangat berkisar antara 28 hingga 29 derajat Celcius, ditambah dengan geser angin (wind shear) kategori sedang serta aliran keluar (outflow) ke arah barat yang moderat.
Terkait prediksi intensitasnya dalam waktu dekat, JTWC memberikan penilaian awal melalui laporannya.
“Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan sistem ini memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.”
Dari pernyataan tersebut, dijelaskan bahwa meskipun parameter lingkungan mendukung, pembentukan menjadi siklon tropis utuh belum akan terjadi secara instan dalam kurun waktu satu hari ini, namun kewaspadaan tetap diperlukan mengingat dinamika cuaca yang cepat berubah.
Prediksi Pergerakan Arah
Biro Meteorologi Australia (BOM) memprediksi bahwa bibit 93S (03U) akan mengalami perkembangan secara bertahap dalam 24 hingga 36 jam ke depan. Peluang sistem ini untuk menjadi siklon tropis diperkirakan masih berstatus Rendah pada Rabu (17/12), namun akan meningkat menjadi status Sedang mulai Kamis (18/12).
Secara geografis, bibit siklon ini diperkirakan akan bergerak ke arah barat hingga barat daya. Jalur pergerakan ini diprediksi akan tetap berada jauh di lepas pantai Western Australia (WA). Meski demikian, BOM memperkirakan bahwa sistem 03U ini mungkin akan bergerak mendekati wilayah Pulau Christmas pada akhir pekan nanti.


