JURNALZONE.ID – Tim Nasional Indonesia U-23 akan menghadapi tantangan berat saat menjamu Mali U-23 dalam laga uji coba yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Pakansari, Sabtu (15/11). Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang adu taktik di lapangan, tetapi juga mempertemukan dua kekuatan dengan kesenjangan peringkat dunia yang cukup mencolok.
Berdasarkan data terbaru yang dirilis FIFA, Mali datang dengan status sebagai salah satu kekuatan sepak bola yang disegani. Perbedaan peringkat yang signifikan antara kedua negara menjadi sorotan utama menjelang kick-off pertandingan persahabatan ini.
Mali Tembus 60 Besar Dunia
Mengacu pada rilis peringkat FIFA per 17 Oktober 2025, Timnas senior Mali bertengger di posisi ke-53 dunia. Tingginya peringkat tim senior Mali ini menjadi indikator kuat mengenai kualitas pembinaan sepak bola di negara tersebut, yang diyakini juga terefleksi pada kekuatan skuad U-23 mereka yang akan dihadapi Garuda Muda.
Indonesia Berjuang di Luar 100 Besar
Di sisi lain, Timnas Indonesia saat ini masih menempati urutan ke-122 dunia. Posisi ini menunjukkan bahwa Indonesia masih harus bekerja keras untuk menembus jajaran 100 besar. Tercecernya peringkat Indonesia tidak lepas dari dampak jangka panjang sanksi FIFA pada tahun 2015, yang sempat membekukan aktivitas sepak bola internasional tanah air sehingga menyulitkan proses perbaikan peringkat secara instan.
Laga melawan tim sekelas Mali yang berada hampir 70 tingkat di atas Indonesia ini diharapkan menjadi momen krusial bagi skuad Garuda Muda untuk menguji mentalitas dan kemampuan mereka melawan tim level elite.





