Beberapa KA dari Daop 7 Madiun Dibatalkan Imbas Kereta Anjlok

KA dari Daop 7 Madiun Dibatalkan Imbas Kereta Anjlok

MADIUN, Jurnalzone.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 (Daop 7) Madiun mengumumkan pembatalan tiga perjalanan kereta api dari wilayahnya. Kebijakan ini diambil sebagai dampak langsung dari gangguan operasional yang menimpa KA Argo Bromo Anggrek (relasi Surabaya Pasar Turi–Gambir) di emplasemen Stasiun Pegadenbaru pada Jumat (1/8) pukul 15.47 WIB kemarin.

Menurut keterangan resmi dari Daop 7 Madiun, insiden operasional tersebut telah mengganggu kelancaran perjalanan kereta api di jalur terkait, sehingga pembatalan menjadi langkah yang harus diambil. Hingga berita ini diturunkan, belum ada rincian mengenai tiga perjalanan kereta api yang dibatalkan tersebut.

KA yang Dibatalkan dari DAOP 7

“Tercatat tiga perjalanan KA yang dibatalkan dari wilayah Daop 7 Madiun, yaitu KA Madiun Jaya relasi Stasiun Madiun–Pasarsenen (berangkat pukul 08.00 WIB), KA Singasari relasi Blitar–Pasarsenen, dan KA Brantas relasi Blitar–Pasarsenen yang seharusnya berangkat pukul 12.55 WIB,” jelas Rokhmad Makin Zainul, Manajer Humas Daop 7 Madiun.

Permohonan Maaf dan Fokus Pemulihan

Perwakilan Daop 7 Madiun, Zainul, menyampaikan permohonan maaf secara resmi atas nama perusahaan terkait gangguan layanan yang terjadi. Ia menegaskan bahwa seluruh upaya perbaikan dan pemulihan jalur sedang dilakukan dengan memprioritaskan aspek keselamatan.

“Seluruh upaya perbaikan dan pemulihan layanan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan dan kelancaran perjalanan. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat keterlambatan maupun pembatalan perjalanan ini,” ujar Zainul.

Dari pernyataan itu, ditegaskan bahwa keselamatan penumpang dan kru menjadi prioritas utama KAI dalam menangani insiden ini, sembari terus berupaya memulihkan layanan sesegera mungkin.

Baca juga: Banyak Perjalanan KA Dibatalkan Akibat Kerata Agro Bromo Anggrek Anjlok