JURNALZONE.ID – PS Barito Putera sukses mengamankan tiga poin penuh dalam lanjutan Liga 2 Championship Grup B usai mengalahkan Persiku Kudus dengan skor 1-0. Laga yang digelar di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Senin (5/1/2026), berlangsung penuh drama setelah tuan rumah dipaksa bermain dengan 10 orang di sisa babak kedua.
Kemenangan ini membuat Laskar Antasari semakin kokoh di puncak klasemen Grup B hingga pekan ke-14. Barito Putera kini unggul empat poin dari pesaing terdekatnya, PSS Sleman, yang baru akan bertanding pada malam hari.
Rizky Pora: Pahlawan yang Terusir
Kapten tim, Rizky Pora, menjadi tokoh sentral dalam pertandingan ini. Ia memecah kebuntuan lewat golnya pada menit ke-54 yang membawa Barito Putera unggul 1-0. Namun, euforia tersebut ternoda pada menit ke-73.
Wasit memutuskan memberikan kartu merah langsung kepada Rizky Pora setelah meninjau Video Assistant Referee (VAR). Dalam tayangan ulang, sang kapten terlihat melakukan sikutan terhadap pemain Persiku Kudus. Alhasil, Barito Putera harus berjuang mempertahankan keunggulan dengan 10 pemain di sisa waktu normal.
Jalannya Pertandingan
Barito Putera mendominasi jalannya babak pertama dengan penguasaan bola mencapai 58 persen. Sejumlah peluang tercipta, mulai dari tembakan jarak jauh Aimar Iskandar (13′) hingga sundulan Renan Silva (20′) dan tendangan bebas Rizky Pora (42′). Namun, kiper Persiku, Nuri Agus, serta rapatnya barisan pertahanan tim tamu membuat skor kacamata 0-0 bertahan hingga jeda.
Persiku Kudus sesekali mengancam lewat serangan balik, salah satunya melalui tendangan salto Aldo Claudio pada menit ke-35 yang masih melebar dari gawang Satria Tama.
Pergantian Taktik Teco
Usai Rizky Pora diusir keluar, Pelatih Stefano ‘Teco’ Cugurra merespons cepat dengan memasukkan tenaga baru seperti Haudi Abdillah, Rahmat Beri Santoso, Bagas Kaffa, dan Gian Zola untuk memperkuat pertahanan sekaligus menjaga ancaman lewat serangan balik.
Strategi ini cukup efektif. Bagas Kaffa bahkan nyaris menggandakan keunggulan lewat aksi individunya melewati dua pemain lawan, meski tembakannya masih bisa ditepis Nuri Agus. Di sisi lain, kiper Barito, Satria Tama, tampil sigap mengamankan gawangnya, termasuk saat mengantisipasi sundulan Igor Costa.
Laga ditutup dengan tambahan waktu 10 menit yang diwarnai tensi tinggi dan perselisihan terkait prosedur pergantian pemain, namun skor 1-0 untuk kemenangan Barito Putera tetap bertahan.




