Banjir Rob di Jalan RE Martadinata Jakarta Capai 40cm, Motor Banyak Mogok

Banjir Rob di Jalan RE Martadinata

JURNALZONE.IDBanjir rob kembali merendam wilayah Jakarta Utara, tepatnya di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, pada Kamis pagi (4/12/2025). Genangan air pasang laut ini mencapai ketinggian hingga 40 sentimeter di kawasan depan Jakarta International Stadium (JIS), mengakibatkan gangguan lalu lintas di mana banyak kendaraan roda dua mengalami mati mesin saat memaksa melintas.

Kondisi di lapangan menunjukkan akses jalan menjadi sangat terbatas. Kasatgas BPBD Korwil Jakarta, Vitus Dwi Indarto, melaporkan bahwa pada pukul 09.30 WIB, ketinggian air cukup signifikan sehingga jalur tersebut praktis hanya aman dilalui oleh kendaraan roda empat. Situasi ini memaksa pengendara motor untuk mencari jalur alternatif atau menunggu air surut demi menghindari kerusakan mesin.

Upaya Penanganan Cepat

Merespons kondisi tersebut, pihak berwenang langsung bergerak cepat untuk mengurangi dampak genangan. Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara telah diterjunkan ke lokasi dengan peralatan lengkap. Proses penyedotan air dilakukan secara intensif menggunakan dua unit pompa mobile dan satu unit pompa apung agar jalan utama tersebut dapat segera dilalui kembali dengan normal.

Terkait koordinasi penanganan di lapangan, Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, memberikan keterangan mengenai langkah strategis yang diambil.

Personel dikerahkan untuk memonitor genangan di seluruh wilayah. Unsur terkait seperti Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Gulkarmat dikoordinasikan untuk mempercepat penyedotan genangan.

Dari pernyataan tersebut, dijelaskan bahwa penanganan banjir rob ini dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi. Tujuannya adalah memastikan genangan surut dalam waktu sesingkat mungkin melalui pengerahan sumber daya gabungan.

Imbauan Kewaspadaan

Selain upaya teknis penyedotan, pemerintah daerah juga fokus pada aspek pencegahan dan logistik. Pemeriksaan fungsi tali-tali air dilakukan untuk memastikan drainase lancar. Koordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan juga diperkuat guna mengantisipasi kesiapsiagaan pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga yang mungkin terdampak lebih parah.

Masyarakat diminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob susulan. Dalam situasi darurat, warga diimbau untuk segera menghubungi layanan panggilan darurat Jakarta Siaga 112. Layanan ini dapat diakses secara gratis selama 24 jam untuk mendapatkan bantuan petugas.