Banjir Parah Terjang Kota Malang Hari Ini, Sejumlah Motor Terseret

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

Banjir Terjang Kota Malang

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Malang pada Kamis siang (04/12) mengakibatkan banjir parah di sejumlah ruas jalan utama. Salah satu dampak paling krusial terjadi di kawasan Jalan Letjen Sutoyo, di mana arus air yang deras dilaporkan sempat menyeret beberapa kendaraan roda dua milik warga.

Detik-detik Kendaraan Terseret Arus

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat aktivitas masyarakat sedang padat. Genangan air yang tinggi disertai arus yang kuat membuat pengendara kesulitan mengendalikan kendaraannya, bahkan beberapa motor yang sedang diparkir atau melintas ikut terbawa aliran air.

Informasi mengenai kejadian ini dikonfirmasi melalui laporan visual yang disiarkan oleh Radio Sonora Jakarta melalui akun media sosialnya, yang menerima laporan langsung dari lapangan.

“Imbas hujan deras, hari ini kota Malang juga dilanda banjir pd. Pukul 15.00 wib, beberapa sepeda motor ikut hanyut tadi di Jl. Letjen Sutoyo Malang.”

Dari pernyataan laporan tersebut, dijelaskan bahwa faktor utama penyebab insiden ini adalah curah hujan ekstrem yang turun sejak siang hari. Kondisi drainase yang diduga tidak mampu menampung debit air secara tiba-tiba menyebabkan air meluap ke badan jalan dengan kecepatan arus yang membahayakan.

Kepanikan Warga di Lokasi

Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar luas dan diunggah ulang oleh akun informasi daerah Malang Raya Info, terlihat situasi di Jalan Letjen Sutoyo cukup mencekam. Air berwarna keruh menggenangi jalan hingga setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa di beberapa titik cekungan.

Dalam visual tersebut, tampak upaya dramatis warga yang berusaha menyelamatkan sepeda motor mereka agar tidak hanyut lebih jauh. Derasnya arus membuat warga harus saling bantu untuk menahan kendaraan agar tidak terseret. Hingga berita ini diturunkan, warga diimbau untuk menghindari ruas jalan yang rawan genangan saat hujan deras turun guna menghindari kerugian materiil maupun risiko keselamatan.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini