JURNALZONE.ID – Laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia U-17 antara Brasil U-17 melawan Italia U-17 berlangsung dengan tensi tinggi di Aspire Zone. Hingga peluit tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan, kedua tim masih bermain imbang dengan skor kacamata 0-0, meskipun Brasil harus bermain dengan sepuluh orang sejak awal pertandingan.
Petaka Kartu Merah Cepat
Jalannya pertandingan diwarnai insiden krusial pada lima belas menit pertama. Bek Brasil, Vitor Fernandes Chaves Teixeira, harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Setelah menerima kartu kuning pada menit ke-6, pemain bernomor punggung 13 tersebut diganjar kartu merah oleh wasit pada menit ke-14.
Kekurangan jumlah pemain memaksa pelatih Brasil, D. Patetuci, memutar otak lebih awal. Pada menit ke-17, ia melakukan pergantian taktik dengan menarik keluar gelandang Gabriel Mec dan memasukkan pemain bertahan Luis Luis Eduardo untuk menambal kekosongan di lini belakang.
Italia Gagal Manfaatkan Keadaan
Meskipun unggul jumlah pemain, Italia U-17 di bawah asuhan pelatih M. Favo belum mampu mengonversi keunggulan tersebut menjadi gol di paruh pertama. Barisan pertahanan Brasil yang digalang Joao Pedro di bawah mistar gawang masih mampu meredam serangan Thomas Campaniello dan kawan-kawan.
Laga ini menjadi pertaruhan gengsi bagi kedua tim untuk mengamankan posisi ketiga di turnamen bergengsi tersebut. Kedua pelatih menurunkan skuad terbaiknya, dengan Brasil mengandalkan Ruan Pablo di depan (sebelum diganti) dan Italia bertumpu pada lini tengah yang dipimpin Federico Alessandro Steffanoni.