JURNALZONE.ID – Rekrutmen KAI, Setelah pengumuman hasil seleksi administrasi Rekrutmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) 2025 dirilis, banyak peserta yang lolos mulai mencari tahu rincian tahapan selanjutnya, yaitu Seleksi Kesehatan Awal. Meskipun PT KAI belum merinci secara spesifik materi tes untuk tahun ini, terdapat gambaran umum yang bisa menjadi acuan persiapan bagi para peserta berdasarkan praktik rekrutmen pada umumnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pengumuman resmi dari PT KAI mengenai item pemeriksaan kesehatan secara mendetail. Namun, proses ini biasanya berfokus pada pengecekan aspek-aspek vital yang menunjang tugas dan tanggung jawab sebagai pekerja di lingkungan KAI.
Secara umum, tes kesehatan awal sering kali dimulai dengan pemeriksaan antropometri. “Pemeriksaan ini meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar dada, serta pengecekan tekanan darah untuk mengetahui kondisi dasar fisik peserta,” tulis berbagai sumber informasi rekrutmen.

Selanjutnya, peserta kemungkinan akan menjalani pemeriksaan fisik menyeluruh oleh dokter. Tahapan ini dapat mencakup pengecekan kesehatan mata (termasuk tes buta warna), telinga, hidung, tenggorokan (THT), gigi dan mulut, hingga pemeriksaan organ vital seperti jantung dan paru-paru. Tes penunjang seperti rontgen dada, tes urine, dan tes darah juga berpotensi menjadi bagian dari seleksi untuk mendapatkan gambaran kondisi kesehatan internal secara lebih komprehensif.
Meski demikian, perlu diingat kembali bahwa rincian ini bersifat umum dan bukan merupakan informasi resmi. “Peserta diimbau untuk menunggu dan memantau informasi resmi terkait detail tes kesehatan awal yang akan diumumkan melalui laman e-recruitment.kai.id atau media sosial terverifikasi milik PT KAI,” tutup pernyataan dari berbagai sumber.


