JAKARTA – Belakangan ini, jagat media sosial dihebohkan dengan temuan penyalahgunaan Nitrous Oxide atau yang populer dikenal sebagai gas whipping. Produk yang seharusnya digunakan sebagai pendorong krim kocok (whipped cream) di dunia kuliner, kini justru marak digunakan sebagai sarana rekreasi untuk mendapatkan efek euforia sesaat.
Modus Penjualan yang Mencurigakan
Sorotan malah tertuju pada platform e-commerce yang secara spesifik mengategorikan penjualan gas ini untuk wilayah Jakarta dan Bali. Diduga kuat, kategorisasi ini berkaitan dengan tingginya permintaan di pusat-pusat hiburan malam (party scenes) di kedua wilayah tersebut, di mana gas ini sering dihirup melalui balon.
Efek Samping yang Menghancurkan Saraf
Meski memberikan sensasi melayang dan tertawa dalam hitungan detik, para ahli kesehatan memperingatkan dampak fatal di balik penggunaannya yang tidak sesuai prosedur:
- Hipoksia Akut: Risiko kekurangan oksigen secara mendadak yang dapat memicu pusing hebat hingga henti jantung.
- Lumpuh Permanen: Penggunaan rutin merusak metabolisme vitamin B12, yang berakibat pada kerusakan saraf (neuropati) berat hingga kehilangan kemampuan berjalan.
- Gangguan Mental: Penggunaan jangka panjang dapat memicu depresi hingga halusinasi kronis.
Meskipun terlihat “ringan” karena efeknya sebentar, penyalahgunaan N2O sangat berbahaya bagi tubuh:
- Hipoksia (Kekurangan Oksigen): Saat menghirup gas ini, kadar oksigen dalam tubuh menurun drastis. Hal ini bisa menyebabkan pusing parah, pingsan, kejang, hingga henti jantung.
- Defisiensi Vitamin B12: Penggunaan jangka panjang atau sering dapat menonaktifkan vitamin B12 dalam tubuh.
- Kerusakan Saraf (Neuropati): Akibat kekurangan B12, pengguna bisa mengalami kesemutan kronis, mati rasa di tangan/kaki, hingga kesulitan berjalan atau kelumpuhan.
- Kerusakan Otak: Kekurangan oksigen yang berulang saat menghirup gas ini dapat menyebabkan kerusakan sel otak secara permanen.
- Risiko Kecelakaan: Karena efeknya membuat hilang keseimbangan dan disorientasi, pengguna berisiko tinggi jatuh atau celaka jika digunakan di tempat yang tidak aman.
Mengapa Bali dan Jakarta Disebut-sebut?
Seperti yang disinggung sebelumnya, Bali dan Jakarta sering menjadi sorotan karena kedua wilayah ini memiliki industri hiburan malam (party scene) yang besar.
Di beberapa tempat hiburan atau toko tertentu, produk ini sering dijual secara bebas dengan dalih kebutuhan dapur, padahal oknum penjual tahu bahwa produk tersebut akan digunakan untuk mabuk balon gas di area pesta. Inilah yang membuat kategori penjualan “khusus Bali atau Jakarta” di platform online sering dianggap mencurigakan oleh netizen.
Catatan Penting: Penggunaan N2O tanpa pengawasan medis profesional adalah tindakan yang sangat berisiko bagi kesehatan jangka panjang.





