Anak Usaha PPRE Raih Pinjaman Rp1,3 Triliun dari Bank BRI untuk Ekspansi Bisnis

Redaksi Jurnalzone.id

Diterbitkan:

PT Lancarjaya Mandiri Abadi (LMA), salah satu anak usaha PT PP Presisi Tbk (PPRE), telah berhasil mendapatkan fasilitas kredit sebesar Rp1,3 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Perjanjian krusial ini diteken pada Selasa, 7 Januari 2026, menandai langkah strategis dalam pendanaan operasional dan pengembangan bisnis LMA.

Transaksi Material dengan Dampak Minimal

Manajemen PPRE menyatakan bahwa perolehan fasilitas kredit ini tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kelangsungan usaha perseroan. Hal ini disampaikan dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Jumat, 9 Januari 2026.

“Transaksi ini tidak menimbulkan dampak hukum maupun pengaruh negatif terhadap keberlanjutan usaha PPRE,” tegas manajemen dalam pernyataan resminya.

Fasilitas pembiayaan yang diterima seluruhnya berbentuk pinjaman pokok dengan nilai total Rp1,3 triliun. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2024, nilai pinjaman LMA kepada Bank BRI telah mencapai 65,7 persen dari total ekuitas perusahaan. Angka ini mengindikasikan bahwa transaksi tersebut dikategorikan sebagai transaksi material sesuai dengan ketentuan pasar modal yang berlaku.

Agunan yang Disediakan

Sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh, PT Lancarjaya Mandiri Abadi memberikan agunan yang mencakup piutang usaha, piutang retensi, tagihan bruto, serta tagihan yang diperkirakan akan timbul di masa mendatang. Nilai total agunan yang diserahkan mencapai Rp450 miliar, memberikan kepastian bagi Bank BRI dalam penyaluran dana pinjaman.

Ikuti kami di Google News: Follow Kami

Bagikan Berita Ini

TERKAIT