PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mengumumkan telah menggelontorkan dana sebesar USD3,03 juta atau setara Rp50,90 miliar untuk kegiatan eksplorasi tambang pada kuartal IV-2025. Angka ini dihitung berdasarkan kurs Rp16.800 per dolar AS.
Kegiatan eksplorasi tersebut dilakukan melalui anak usahanya, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Fokus eksplorasi berada di wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Blok II (Elang) dan Blok III (Rinti) yang berlokasi di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Menariknya, perseroan tidak mencatatkan adanya kegiatan eksplorasi lapangan di IUPK Blok I (Batu Hijau) maupun Blok IV selama periode yang sama. Oleh karena itu, tidak ada biaya eksplorasi yang dikeluarkan untuk kedua blok tersebut pada kuartal terakhir tahun 2025.
Ke depan, AMMN berencana untuk melakukan tinjauan dan evaluasi komprehensif atas hasil-hasil eksplorasi yang telah dilaksanakan. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar penting dalam menentukan langkah lanjutan pengembangan wilayah tambang perseroan.
Sebagai perbandingan, pada kuartal II-2025, AMNT juga telah merealisasikan belanja eksplorasi. Kala itu, dana sebesar USD2,85 juta dialokasikan untuk kegiatan eksplorasi di wilayah yang sama, menunjukkan konsistensi investasi pada area tersebut.





