JURNALZONE.ID – Kabar mengenai perombakan atau reshuffle kabinet kedua di bawah pemerintahan Presiden Prabowo kembali berembus kencang pada Jumat (12/9/2025). Isu ini menguat setelah ramai diperbincangkan di media sosial serta diberitakan oleh sejumlah media nasional, termasuk Bisnis.com.

Perombakan ini diperkirakan hanya akan berfokus pada pelantikan dua menteri untuk mengisi jabatan yang kosong, yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolkam) dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Sebelumnya, Istana telah mengonfirmasi kekosongan dua posisi tersebut setelah Presiden Prabowo memberhentikan Budi Gunawan dari jabatan Menkopolkam dan Dito Ariotedjo dari kursi Menpora. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada Senin (8/9) lalu telah memberikan sinyal bahwa pengisian jabatan tersebut hanya tinggal menunggu waktu.
“Pertama berkenaan dengan posisi Menkopolkam untuk sementara Bapak Presiden belum menunjuk secara definitif siapa yang beliau tugaskan menjadi Menkopolkam. Sehingga untuk sementara waktu beliau akan menunjuk ad interim,” kata Prasetyo Hadi. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa keputusan definitif masih dalam pertimbangan Presiden.
Sementara itu, untuk posisi Menpora, Prasetyo menjelaskan bahwa calon penggantinya sudah ada namun berhalangan hadir pada pelantikan sebelumnya. “Kedua berkenaan dengan Menpora, pengganti Menpora kebetulan posisi di luar kota, sehingga tidak bisa mengikuti pelantikan sore ini. Akan dijadwalkan pada prosesi pelantikan yang berikutnya,” tambahnya.
Meski demikian, Istana masih tertutup mengenai detail nama dan jadwal pasti pelantikan. Saat dicecar wartawan mengenai kemungkinan PDI-P bergabung ke dalam kabinet, Prasetyo enggan memberikan jawaban tegas. Ia juga menepis anggapan bahwa kekosongan Menkopolkam berkaitan dengan demonstrasi pekan lalu, dan menyebutnya murni sebagai hasil evaluasi kinerja.





