20 Kali lebih Gempa Sumenep, Baca Informasi Keselamatan Gempa Bumi Ini

Informasi Keselamatan Gempa Bumi Ini

JURNALZONE.ID – Rentetan gempa bumi yang mengguncang Sumenep, Jawa Timur, sejak Selasa (30/9/2025) malam, menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Dengan belasan gempa susulan yang tercatat, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memahami langkah-langkah penyelamatan diri yang tepat untuk meminimalkan risiko cedera.

Mengetahui apa yang harus dilakukan saat guncangan terjadi dapat menjadi penentu keselamatan. Berikut adalah panduan keselamatan saat terjadi gempa bumi berdasarkan berbagai skenario:

Jika Anda Berada di Dalam Bangunan

Langkah pertama dan utama adalah melindungi bagian vital tubuh, terutama kepala. Segera terapkan prinsip “Merunduk, Berlindung, Bertahan” (Drop, Cover, Hold On). Carilah tempat berlindung di bawah meja yang kokoh atau perabotan kuat lainnya. Jika tidak ada, merapatlah ke sudut ruangan dan lindungi kepala serta leher Anda dengan kedua tangan. Jauhi jendela, lemari kaca, atau benda-benda yang mudah jatuh. Berlari keluar hanya jika Anda berada sangat dekat dengan pintu keluar dan yakin jalur tersebut aman.

Jika Berada di Luar Ruangan atau Area Terbuka

Segera cari tempat terbuka yang jauh dari gedung, tiang listrik, papan reklame, dan pohon besar. Benda-benda ini berisiko roboh dan menimpa Anda. Tetaplah di area terbuka hingga guncangan berhenti. Selalu perhatikan tempat Anda berpijak untuk menghindari kemungkinan adanya rekahan tanah.

Jika Anda Sedang Mengendarai Mobil

Segera hentikan kendaraan Anda di bahu jalan atau tempat yang aman, jauh dari jembatan, terowongan, atau jalan layang. Tetap berada di dalam mobil hingga guncangan mereda seringkali lebih aman daripada keluar. Namun, jika Anda harus keluar, jauhi mobil Anda untuk menghindari risiko kebakaran atau pergeseran.

Jika Anda Berada di Wilayah Pesisir atau Pegunungan
Bagi yang tinggal atau berada di kawasan pantai, jangan menunggu peringatan. Setelah guncangan kuat berhenti, segera bergerak menjauh dari bibir pantai dan mencari dataran yang lebih tinggi untuk mengantisipasi potensi tsunami. Sementara itu, jika Anda berada di daerah pegunungan atau perbukitan, waspadai area curam yang rawan longsor akibat guncangan gempa.